Moderasi Beragama dan Ukhuwah Islamiyyah Dibahas Dalam Pengajian LDII Bersama Kemenag

Purwakarta (17/6/2021), DPD LDII Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan acara pengajian yang juga diisi pengarahan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, H. Munawir, M.Ag.

Beliau menyempatkan diri untuk sholat di Masjid Baitul Auliya, Sukamulya bersama dengan warga LDII setempat dan mengikuti acara pengajian hadis Bukhori yang membahas tentang ukhuwah islamiyah.

Mewakili Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta, dalam sambutan H. Edi Lasmara, S.E. selaku Sekretaris DPD menyampaikan permohonan maaf karena Ketua sedang berhalangan dan mengucapkan terima kasih atas kesediaan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta untuk turun langsung mengikuti pengajian bersama warga LDII.

Pengajian diisi dengan materi tilawah Al-Qur’an oleh Ustadz Zainuddin, hadis Bukhori oleh Ustadz Indaryono, kemudian materi dari Kementerian Agama.

Di tengah pandemi Covid 19, pengajian dilaksanakan dengan metode kombinasi daring dan luring. Peserta luring tetap menerapkan prosedur kesehatan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah.  Sekitar 50 orang peserta menghadiri secara fisik di Masjid Baitul Auliya, Sukamulya. Adapun peserta daring, sekitar 48 titik akun zoom meeting juga turut menghadiri acara pengajian tersebut.

H. Munawir, M.Ag. pada penjabarannya menjelaskan tentang pentingnya moderasi beragama di antara umat.

“Moderasi beragama menjadi penting karena perbedaan adalah sunnatullah, dan keanekaragaman merupakan fitrah bangsa Indonesia,” tuturnya.

“Negara melindungi kebhinnekaan atau keragaman dalam agama, budaya, dan ras. Salah satu langkah antisipasi radikalisme dan terorisme adalah dengan mencegah provokasi, penyebaran kebencian, dan permusuhan antar umat beragama,” lanjutnya dalam kesempatan yang sama.

Sebelum pulang, Kepala Kemenag mengapresiasi kegiatan pengajian LDII yang sangat luar biasa dalam menambah khasanah keilmuan.

“Mudah-mudahan  rasa persatuan dan kebersamaan yang telah dilakukan dapat lebih ditingkatkan kembali terutama dalam kaitan ukhuwah Islamiyyah karena sesama kita adalah saling bersaudara, saling memajukan, saling memotivasi demi majunya khasanah keagamaan di lingkungan LDII maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Munawir.